P R O F I L D E S A
2.1. KONDISI DESA
2.1.2. Sejarah Desa
Pada tahun 1942 sekelompok masyarakat pindah dari Dusun Tanjung Sakti ke tempat pemukiman yang baru, dimana di dalam areal tersebut terdapat sebatang pohon yang batang, dahan, serta daunnya berwarna hitam seperti arang, sehingga masyarakat pada waktu itu memberikan nama pada pohon tersebut Kayu Aghang (Arang) sehingga banyak masyarakat memberikan julukan perkampungan Kayu Aghang (Arang) dikarenakan di tengah perkampungan tersebut terdapat Kayu Aghang (Arang).
Pada tahun 1945 dusun tersebut dipimpin oleh Bapak Repati SAIN sampai pada tahun 1957 Bapak Sain meninggal dunia. Maka sejak tahun 1957 masyarakat mengangkat Bapak HAMZAH sebagai Repati. Di masa kepemimpinan Bapak Hamzah pada tahun 1959 terjadi pergolakan pemberontakan PRI, sehingga masyarakat banyak yang mengungsi ke Bengkulu, di antaranya Bapak HAMZAH. Sejak tahun 1959 kepemimpinan Bapak Hamzah digantikan oleh Pemangku Miji Bapak AMSAH (AMI).
Di masa kepemimpinan Bapak AMSAH (AMI) pada waktu itu, tepatnya pada tahun 1960 diperintahkan oleh Kepala Marga Pesirah YAKUP penduduk Dusun Kayu Aghang (Arang) pindah ke luar (ke pinggir jalan raya) dimana lokasi tersebut adalah Desa Kayu Arang sekarang.
Pada tahun 1962 bapak AMSAH (AMI) selaku pemangku miji digantikan Bapak IBNU sebagai Repati. Di masa kepemimpinan Repati IBNU telah terjadi banyak perubahan, mulai dari penataan desa, pembentukan perangkat desa dan melaksanakan pembangunan sarana prasarana umum di desa seperti, Masjid, Balai Desa, dll.
Pada tahun 1982 dilaksanakanlah Pemilihan Kepala Desa pertama di bawah pemerintahan Kabupaten Bengkulu Selatan, yang dulunya di bawah kepemimpinan Marga Andalas.
Pemilihan pada tahun 1982 diikuti dua orang calon yaitu Bapak RIDWAN dan Bapak ZAINAL dan terpilihlah bapak RIDWAN sebagai Kepala Desa. Di masa kepemimpinan Bapak RIDWAN, banyak terjadi perubahan-perubahan mulai struktur pemerintahan desa, yaitu pembentukan lembaga-lembaga di desa seperti LKMD, LMD, dan pembangunan prasarana lainnya.
Pada tahun 1990 dilaksanakannya kembali Pemilihan Kepala Desa karena masa jabatan Kepala Desa pada waktu itu hanya 8 tahun. Pemilihan Kepala Desa pada tahun 1990 diikuti oleh 3 orang Calon yaitu, Bapak Syamsul Bahri, Bapak Mahudin, dan Bapak Rustam Efendi, sehingga dimenangkan oleh Bapak Syamsul Bahri.
Di masa kepemimpinan Bapak Samsul Bahri (1990 – 1998) juga banyak terdapat kemajuan di antaranya peningkatan kesejahteraan masyarakat dan penyempurnaan tata kelola pemerintahan di desa sampai akhir masa jabatannya.
Pada tahun 1998 kembali dilaksanakan Pemilihan Kepala Desa yang diikuti 2 orang calon yakni Bapak AMRAN dan Bapak EFRIZAL, sehingga dalam pemilihan tersebut dimenangkan oleh Bapak AMRAN.
Di masa kepemimpinan Bapak AMRAN banyak terjadi peningkatan-peningkatan di antaranya pembukaan badan jalan sepanjang 0,8 km yaitu pada tahun 2005 serta terjadinya peningkatan-peningkatan di bidang sosial kemasyarakatan lainnya. Terutama di bidang peningkatan pendapatan masyarakat seperti adanya bantuan ternak kambing dari Departemen Sosial dan masih banyak kemajuan-kemajuan lainnya sampai berakhirnya masa jabatan pada 2007.
Pada tahun 2007 kembali dilaksanakan pemilihan Kepala Desa. Pada waktu itu diikuti oleh 3 orang calon yaitu: Bapak Mulyadi, Bapak Kasmir Alali dan bapak Lahmada. Sehingga pemilihan tersebut dimenangkan oleh Bapak Mulyadi.
Di periode kepemimpinan Bapak Mulyadi yaitu tahun 2007 – 2013 juga terdapat kemajuan-kemajuan yang sangat berarti di antaranya bantuan P2DTK dan kemajuan-kemajuan di bidang lainnya, dan pada tahun 2013 pada bulan Juli Desa Kayu Arang kembali melaksanakan pemilihan kepala desa. Dalam perhelatab tersebut diikuti oleh 3 (Tiga)orang calon yaitu Bapak MULYADI, Bapak HERWAN GONAWAN dan Bapak SAIDINA AKSA, sehingga Bapak SAIDINA AKSA lah yang mendapat kepercayaan dari masyarakat untuk memimpin Desa Kayu Arang hingga 6 (Enam) Tahun kedepan yaitu 2013 – 2019.
Diawal kepemimpinan Bapak SAIDINA AKSA Desa Kayu Arang mendapatkan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Seluma melalui Program Percepatan Pembangunan Perdesaan (PPPP). Bersamaan dengan program tersebut Desa Kayu Arang juga mendapatkan bantuan dari Pemerintah Pusat melalui Program PNPM-MPd, dengan dukungan seluruh lapisan masyarakat geliat pembangunan di Desa Kayu Arang Nampak dan dapat dirasakan oleh masyarakat.
TABEL 1
SEJARAH PERKEMBANGAN DESA
|
TAHUN |
KEJADIAN YANG BAIK |
KEJADIAN YANG BURUK |
|
1942 |
Pindahnya masyarakat dari dusun Tanjung Sakti ke dusun Kayu Arang |
|
|
1945 |
Dusun Kayu Arang dipimpin oleh Bapak Sain |
|
|
1957 |
Dusun Kayu Arang dipimpin oleh Bapak Hamzah sebagai Repati ditunjuk oleh masyarakat |
|
|
1959 |
Terjadinya gejolak pemberontakan PRI |
Masyarakat dusun Kayu Arang banyak yang menungsi |
|
1960 |
Dusun Kayu Arang dipimpin oleh Bapak Amsah (Ami) |
Masyarakat Kayu Arang diperintahkan oleh Pesira Yakup untuk pindah ke pinggir jalan raya tepatnya di lokasi desa sekarang |
|
1962 |
Dusun Kayu Arang dipimpin oleh Bapak Ibnu |
|
|
1966 |
|
Terjadi kemarau panjang Banyak masyarakat kekurangan bahan makanan dan banyak masyarakat hanya memakan umbi-umbian seperti gadung |
|
1970 |
Masuknya Transmigrasi |
|
|
1980 |
Dibangunnya SD Impres |
|
|
1982 |
- Desa Karu Arang dipimpin oleh Bapak Ridwan yaitu hasil pemilihan langsung oleh masyarakat - Masuknya PTP XXIII yang akan membuat kebun karet skala besar |
- Banyak perkebunan masyarakat seperti karet, kopi, cengkeh, durian yang ditebang sebagai dampak perkebunan yang dibangun oleh PTP XXIII - Banyak masyarakat kehilangan mata pencarian |
|
1984 |
Pembagian kebun karet plasma oleh PTP XXIII |
|
|
1990 |
Desa Kayu Arang kembali melaksanakan Pemilihan Kepala Desa, Bapak Syamsul Bahri yang mendapat kepercayaan masyarakat untuk memimpin Desa Kayu Arang |
|
|
1994 |
Pembangunan Masjid Al Iman |
|
|
1998 |
Desa Kayu Arang kembali Kepala Desa sehingga Bapak Amran yang mendapat kepercayaan masyarakat |
|
|
2000 |
Melaksanakan renovasi masjid Al Iman yang rusak karena gempa yang mendapat bantuan dari Perbakin sebesar 23.000.000 |
Terjadi gempa bumi Banyak rumah masyarakat dan fasilitas umum yang mengalami kerusakan |
|
2004 |
Mendapat bantuan ternak kambing dari sosial |
|
|
2005 |
Membuka badan jalan yang menghubungkan desa ke dusun perluasan |
|
|
2007 |
Desa Kayu Arang mulai dipimpin oleh Bapak Mulyadi |
|
|
2009 |
Desa Kayu Arang mendapat bantuan dari P2DTK sebesar Rp 56.000.000 |
|
|
2010 |
Kembali Desa Kayu Arang mendapat kucuran dana dari P2DTK sebesar Rp 48.000.000 |
|
|
2013 |
Mendapat bantuan melalui Program Percepatan Pembangunan Perdesaan (PPPP) sebsar Rp. 100.000.000,- |
|
|
2013 |
Dengan berakhirnya masa jabatan Bapak MULYADI Desa Kayu Arang kembali melaksanakan pemilihan Kepala Desa, dalam pemilihan tersebut di ikuti 3 (tiga) orang calon yaitu Bapak MULYADI, Bapak HERWAN GONAWAN dan Bapak SAIDINA AKSA, sehingga Bapak SAIDINA AKSA mendapat kepercayaan dari masyarakat untuk memimpin Desa Kayu Arang periode 2013 sampai 2019. |
|
|
2014 |
Diawal kepemimpinan Bapak SAIDINA AKSA kembali mendapatbantuan melali Program Percepatan Pembangunan Perdesaan (PPPP) yang merupakan Program Pemerintah Kabupaten Seluma sebesar Rp. 100.000.000,- |
|